Air mata keinsafan seorang penjual haiwan qurban

Blog Peribadirasulullah

http://peribadirasulullah.files.wordpress.com/2013/10/b78b1-images.jpg?w=593

Kisah seorang sahabatku, penjual haiwan ternakan:

Setelah melayani pembeli, saya melihat seorang wanita sedang memperhatikan dagangan kami,

Dilihat dari penampilannya sepertinya mahu membeli. Lalu saya menghampiri nya dan menawarkan.
“Sila kan puan”
Dia menunjuk, “Kalau yang itu berapa?” Wanita itu menunjuk pada haiwan yang paling murah.

Kalau yang itu harganya RM300, jawab saya.

“Harga paling diskaunnya berapa?” Tanya perempuan itu.

“RM250 bolehlah”. harga sebegitu untung saya kecil, tapi biarlah..

“Wang saya cuma ada RM200, boleh ya..”.

Alahai..saya bingung, karena itu harga modal kami, akhirnya saya berlembut. “Biarlah..”

Sayapun menghantar haiwan wanita itu, Ketika sampai di rumah wanita tersebut.

Astaghfirullaah.. Allahu Akbar, terasa menggigil seluruh badan demi melihat keadaan rumah wanita tersebut.

Wanita itu hanya tinggal bertiga dengan ibu dan seorang anaknya di sebuah pondok amat buruk berlantai tanah. Saya tidak melihat tempat tidur yang ada hanya pangkin kayu beralas tikar lusuh.

Di atas pangkin itu sdg tidur seorang nenek tua…

View original post 252 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s